Saturday, 28 April 2012

Anakku yang hebat


Suatu ketika di hari minggu tepatnya tgl 6 september, kami sekeluarga sedang mengantar eyang (mertua) ke pasar turi untuk membeli karpet masjid. Kami berangtkat dari rumah jam 10.30 n cuacanya puanaas banget. Didalam mobil anak-anak keluar keringat banyak (maklum mobilnya pake AB-angin brobos) but mereka tetap happy.

Sampai di pasar turi...subhanallah orang luar biasa banyak.... aku sejenak sempat berputus asa melihat kondisi yang crowded, membayangkan tidak dapat tempat parkir. Disisi luar kami melihat banyak orang berjualan makanan dan banyak pula yang makan, padahal kan lagi ramadan...saat panas yg terik itu mas fatih yang juga lagi puasa (walau usianya hampir 7 tahun tp udah puasa penuh nih) pas liat orang makan, sempat bilang haus. Saat itu aku n suami sepakat utk tdk mengijinkan mas fatiih mokel (kelihatannya kejam sih, but aku yakin mas fatih bisa menahan diri).

Perjalanan berlanjut ke tj perak mengantar eyang plg. Saking panasnya stl nganter eyang kami mampir ke masjid baitul hakam untuk sholat dhuhur n istirahat. Mas fatih sudah keliatan payaah banget, but kami ngajak guyonan, n motivasi dia. "nanti sampai d masjid wudhu ya, biar seger, tapi nggak boleh di minum..."Setelah sholat dhuhur mas fatih lebih baik kondisinya. Ia lalu bermain sama dik ihsan n dik aulia, seakan lupa lemesnya.

Sementara aku istirahat, rebahan di teras masjid dengan suami. Setelah 1 jam bermain kayaknya mas fatih mulai lemes lagi lalu ngajak dik ihsan wudhu lagi. Berdua mereka jalan ketempat wudhu pria. Ih...saking lemesnya mas fatih wudhu sampai rambutnya basah kuyup. Lalu main lagi sama adik-adinya. Begitu sterusnya sampai 4 kali mas fatih wudhu. Stl sholat ashar di masjid tsb kami meneruskan perjalanan plg. Sambil menunggu waktu buka puasa, kami mengajak anak-anak jalan-jalan ke taman.

Alhamdulillah mas fatih tidak mengeluh haus lagi bahkan dia asyik bermain sambil liat acara "berbagi bersama LMI ". Jam 16.30 kami meninggalkan taman meneruskan perjalanan pulang dan mencari makanan untuk berbuka. Kami puji mas Fatih yang kuat menahan lapar dan haus, n utk ngetes kejujurannya aku tanyain, "mas fatih waktu wudhu airnya di minum nggak?". Spontan dia mengatakan 'Enggak dong, aku lho wudhu biar seger".

Alhamdulillah akhirnya bedhug magrib berbunyi dan segera kami sekeluarga berbuka menikmati es degan n lumpia yang nikmmaat luar biasa. Subhanallah, aku kagum pada mas Fatih yang kuat n tidak tergoda melihat orang yang tidak puasa. Padahal siang itu panasnya benar-benar terik, aku n suami aja terasa lemes.


Ditulis oleh Ummiku pada tanggal 7 September 2009. Ini alamat blog ummiku:
http://www.anandyah.com/2009/09/anakku-yang-hebat/

No comments:

Post a Comment